Jakarta – Persahabatan antara Erling Haaland dan Jude Bellingham kembali menjadi sorotan menjelang pertemuan Inggris dan Norwegia di babak perempat final Piala Dunia 2026. Meski berada di kubu yang berbeda dan sama-sama memburu tiket ke semifinal, hubungan akrab keduanya justru mencuri perhatian publik di media sosial.
Berbagai potongan video yang memperlihatkan interaksi hangat kedua pemain kembali beredar luas. Banyak penggemar menilai keduanya menunjukkan bahwa rivalitas di lapangan tidak harus menghilangkan rasa saling menghormati di luar pertandingan.
Persahabatan Berawal Saat Membela Borussia Dortmund
Kedekatan Haaland dan Bellingham bermula ketika mereka sama-sama memperkuat Borussia Dortmund di Bundesliga Jerman. Selama bermain bersama, keduanya dikenal memiliki chemistry yang kuat, baik saat bertanding maupun dalam berbagai aktivitas di luar lapangan.
Salah satu momen yang kembali viral terjadi setelah Dortmund mengalahkan Besiktas pada Liga Champions 2021. Seusai laga, Haaland memuji penampilan Bellingham di depan kamera. Tak lama kemudian, sang gelandang datang menghampiri dan memberikan ciuman singkat di pipi Haaland sebagai candaan yang mengundang tawa.
Video lain yang juga banyak dibagikan memperlihatkan Haaland bergegas melindungi Bellingham setelah rekannya itu mendapat dorongan dari pemain lawan saat pertandingan berlangsung.
Dipandang Menampilkan Persahabatan yang Positif
Hubungan akrab kedua pemain dinilai menjadi gambaran positif mengenai karakter pesepak bola generasi baru.
Di tengah budaya media sosial yang kerap dipenuhi perdebatan antarsuporter, persahabatan Haaland dan Bellingham dianggap menghadirkan sisi yang lebih manusiawi dari para atlet profesional. Mereka menunjukkan bahwa kompetisi tidak selalu identik dengan permusuhan.
Banyak pengamat juga menilai keterbukaan para pemain modern dalam menunjukkan hubungan pertemanan turut dipengaruhi perkembangan media sosial, yang membuat interaksi personal lebih mudah diketahui publik.
Karakter Berbeda yang Saling Melengkapi
Kepribadian Haaland dan Bellingham dinilai saling melengkapi.
Bellingham dikenal sebagai sosok yang tenang, dewasa, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik meski usianya masih relatif muda. Sementara itu, Haaland sering tampil santai, humoris, dan kerap menjadi bahan meme berkat ekspresi wajahnya yang khas.
Perbedaan karakter tersebut justru membuat keduanya semakin disukai para penggemar dan dianggap sebagai salah satu duet persahabatan paling menarik dalam sepak bola modern.
Menjalani Kehidupan Pribadi yang Sederhana
Di luar lapangan, Haaland dikenal lebih memilih menikmati waktu bersama keluarga dan kekasihnya, Isabel Haugseng Johansen. Ia pernah mengungkapkan bahwa aktivitas favoritnya adalah memasak, bermain gim Minecraft, atau pulang ke kampung halamannya di Bryne.
Sementara itu, Bellingham cenderung menjaga kehidupan pribadinya dari sorotan publik. Ia beberapa kali menyampaikan bahwa kedua orang tuanya memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan perjalanan kariernya.
Menurut Bellingham, sang ayah memperkenalkannya pada dunia sepak bola, sedangkan ibunya mengajarkan pentingnya kepemimpinan, ketenangan, dan kedewasaan yang terus ia pegang hingga sekarang.
Tetap Bersahabat Meski Berstatus Rival
Pertandingan Inggris kontra Norwegia mempertemukan Haaland dan Bellingham sebagai lawan yang sama-sama berambisi membawa negaranya melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Namun, di luar persaingan tersebut, keduanya tetap menunjukkan hubungan yang hangat. Persahabatan mereka menjadi contoh bahwa semangat sportivitas dapat berjalan beriringan dengan kompetisi di level tertinggi.
Di tengah kerasnya persaingan sepak bola internasional, kisah Haaland dan Bellingham menjadi pengingat bahwa rasa hormat, persahabatan, dan saling mendukung tetap memiliki tempat di dunia olahraga.