Beranda NEWS Fajar Novario Ciptakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Pemerintah Libatkan Publik dalam Pemilihannya
NEWS

Fajar Novario Ciptakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Pemerintah Libatkan Publik dalam Pemilihannya

Fajar Novario Ciptakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Pemerintah Libatkan Publik dalam Pemilihannya.
Fajar Novario Ciptakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Pemerintah Libatkan Publik dalam Pemilihannya.
Bagikan

Jakarta – Pemerintah resmi memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digunakan dalam seluruh rangkaian peringatan 17 Agustus 2026. Peluncuran logo tersebut diumumkan oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, dalam konferensi pers yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (30/6/2026).

Logo hasil rancangan Fajar Novario, desainer muda asal Sumatera Barat, ditetapkan sebagai identitas resmi HUT RI ke-81 setelah meraih suara terbanyak dalam jajak pendapat yang melibatkan masyarakat. Proses pemungutan suara berlangsung selama lima hari, mulai 24 hingga 29 Juni 2026, dengan lima desain terbaik yang dipilih sebagai finalis.

Dalam kesempatan tersebut, Juri Ardiantoro secara resmi meluncurkan logo yang akan menjadi identitas visual seluruh kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

Masyarakat Ikut Menentukan Logo Terbaik

Berbeda dari penyelenggaraan pada beberapa tahun sebelumnya, pemerintah kali ini membuka ruang partisipasi publik dalam menentukan logo HUT RI. Lima desain terbaik hasil seleksi dipublikasikan untuk dipilih langsung oleh masyarakat melalui mekanisme voting.

Menurut Juri Ardiantoro, keterlibatan masyarakat dalam proses pemilihan menjadi bagian dari upaya membangun rasa memiliki terhadap simbol peringatan kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Mengangkat Kekayaan Budaya Nusantara

Tak hanya menampilkan desain yang modern dan kuat secara visual, logo HUT ke-81 RI juga mengandung filosofi yang merepresentasikan keberagaman Indonesia.

Juri menjelaskan bahwa konsep desain tersebut lahir dari eksplorasi berbagai motif tradisional yang berasal dari sejumlah daerah di Nusantara. Unsur budaya tersebut dipadukan menjadi simbol persatuan yang mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang beragam namun tetap bersatu.

Melalui pendekatan tersebut, logo diharapkan mampu merepresentasikan semangat nasionalisme, persatuan, serta optimisme bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Pemerintah Berikan Penghargaan kepada Desainer

Sebagai bentuk apresiasi atas karya yang terpilih, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa pemerintah memberikan hadiah senilai Rp100 juta kepada Fajar Novario.

Selain penghargaan bagi pemenang utama, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan apresiasi tambahan kepada seluruh lima desainer yang berhasil masuk ke babak final. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kreativitas dan inovasi para pelaku industri desain nasional.

Peserta Voting Berkesempatan Mendapat Hadiah

Penghargaan tidak hanya diberikan kepada para desainer. Pemerintah juga menyiapkan berbagai hadiah bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam proses pemilihan logo resmi HUT ke-81 RI.

Sebanyak 300 peserta yang beruntung akan menerima hadiah yang terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu:

  • 100 orang memperoleh undangan untuk menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka.
  • 100 orang mendapatkan suvenir resmi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • 100 peserta lainnya menerima bantuan dana pendidikan masing-masing sebesar Rp8,1 juta.

Program tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menentukan identitas visual peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini.

Menjadi Identitas Resmi Peringatan Kemerdekaan

Dengan peluncuran logo resmi tersebut, seluruh instansi pemerintah, lembaga, organisasi, hingga masyarakat diharapkan menggunakan identitas visual yang sama dalam berbagai kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Logo yang mengangkat inspirasi dari kekayaan budaya Nusantara ini diharapkan mampu menjadi simbol persatuan, kreativitas, serta semangat gotong royong bangsa Indonesia dalam melangkah menuju masa depan yang lebih maju.

Bagikan
Berita Terkait

Ginka Febriyanti Ginting Jadi Komisaris Pertamina Retail di Usia 27 Tahun, Picu Perdebatan Publik

Jakarta – Nama Ginka Febriyanti Ginting tengah menjadi sorotan publik setelah resmi...

Peserta SPPI Asal Padangsidimpuan Meninggal Saat Jalani Latsarmil di Jakarta

Jakarta – Seorang peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) asal Kota...

Viral! Jeka Saragih Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Simalungun, Ini Respons Bobby Nasution

Jakarta – Aksi petarung MMA kebanggaan Indonesia asal Kabupaten Simalungun, Jeka Saragih, mencuri...

Ketua BEM FH UBK Minta Maaf Usai Akui Terima Rp20 Juta, Tegaskan Siap Bertanggung Jawab

Jakarta – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM...