Jakarta – Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 menjadi bahan evaluasi bagi pelatih John Herdman. Garuda kini mulai menatap kompetisi berikutnya, FIFA ASEAN Cup 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober mendatang.
Herdman menilai hasil kurang maksimal di Piala AFF bukan hanya disebabkan oleh kualitas individu pemain. Menurutnya, sejumlah kesalahan kecil justru memberikan dampak besar terhadap perjalanan Indonesia di turnamen tersebut.
Karena itu, berbagai pembenahan akan dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi ketika Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup.
“Kesalahan telah merugikan kami di turnamen ini. Kesalahan-kesalahan kecil. Tetapi Anda tidak akan melihatnya pada September dan Oktober,” ujar Herdman.
Singapura Jadi Lawan Pertama Indonesia
John Herdman sudah mulai mengarahkan perhatian kepada pertandingan berikutnya. Singapura akan menjadi lawan pertama Indonesia pada fase grup FIFA ASEAN Cup 2026.
Herdman mengaku sudah tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Garuda untuk memperbaiki hasil dari turnamen sebelumnya.
“Saya tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura. Itu akan segera datang,” tegasnya.
Pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan India. Indonesia juga dipercaya menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Premier Division.
Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
Format kompetisi membuat setiap pertandingan menjadi sangat penting. Hanya tim yang mampu menjadi juara grup yang berhak melaju ke partai final.
Dengan demikian, Indonesia harus tampil konsisten sejak pertandingan pertama dan tidak sekadar mengincar hasil imbang. Posisi puncak klasemen menjadi target utama jika Garuda ingin mengangkat trofi di hadapan pendukung sendiri.
Tiga Pertandingan Menentukan
Indonesia akan mengawali perjalanan di Grup A dengan menghadapi Singapura. Setelah itu, Garuda dijadwalkan bertemu Malaysia pada pertandingan kedua dan India pada laga terakhir fase grup.
Jadwal resmi mengenai tanggal dan waktu kick-off ketiga pertandingan tersebut masih menunggu pengumuman lebih lanjut.
Meski demikian, FIFA ASEAN Cup memberikan keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Turnamen tersebut masuk dalam kalender FIFA sehingga peluang untuk memanggil pemain yang berkarier di luar negeri menjadi lebih terbuka.
Kondisi ini tentunya dapat membuat kekuatan Timnas Indonesia semakin lengkap.
Pemain Abroad Berpeluang Kembali Memperkuat Garuda
John Herdman menyambut positif status FIFA ASEAN Cup sebagai kompetisi dalam kalender FIFA. Menurutnya, kondisi tersebut memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk menurunkan pemain-pemain terbaik, termasuk mereka yang bermain di luar negeri.
Beberapa nama seperti Kevin Diks dan Jay Idzes diharapkan dapat kembali memperkuat skuad Garuda pada kompetisi tersebut.
“FIFA ASEAN Cup memberikan keuntungan tersendiri bagi Indonesia karena berlangsung dalam kalender FIFA. Ini membuat pemain-pemain yang berkarier di luar negeri bisa dipanggil untuk memperkuat tim nasional,” jelas Herdman.
Ia juga menyebut Kevin Diks, Jay Idzes, serta sejumlah pemain lainnya sebagai bagian dari kekuatan yang diharapkan dapat membantu Indonesia menghadapi kompetisi berikutnya.
“Kevin Diks, Jay Idzes, dan beberapa pemain dari kelompok ini juga akan melangkah maju pada momen tersebut. Itu adalah kesempatan kami berikutnya,” sambungnya.
Herdman Tak Ingin Hanya Mengandalkan Pemain Bintang
Kembalinya pemain utama memang bisa meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Namun, Herdman menegaskan bahwa pembangunan skuad tidak boleh hanya bergantung pada pemain dengan nama besar.
Para pemain yang tampil pada Piala AFF 2026 juga masih memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan mendapatkan peran lebih besar di tim utama.
Menurut Herdman, proses membangun Timnas Indonesia harus dilakukan secara berkelanjutan. Kegagalan di sebuah turnamen tidak boleh membuat perkembangan yang sudah dibangun menjadi sia-sia.
Ia melihat sejumlah perkembangan positif dalam tim, terutama berkaitan dengan karakter serta identitas permainan yang mulai terbentuk.
Tantangan berikutnya adalah memastikan perkembangan tersebut mampu diterjemahkan menjadi hasil positif di lapangan.
FIFA ASEAN Cup Jadi Ajang Pembuktian
FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan setelah mengevaluasi kegagalan di Piala AFF.
Status sebagai tuan rumah, peluang memanggil pemain-pemain utama, serta waktu untuk melakukan pembenahan menjadi modal penting bagi Garuda.
Namun, seluruh keuntungan tersebut tetap harus dibuktikan melalui penampilan di atas lapangan. Indonesia wajib tampil konsisten dalam tiga pertandingan fase grup dan berusaha finis sebagai pemuncak Grup A untuk menjaga peluang meraih gelar.
Kini, tugas John Herdman dan para pemain adalah mengubah hasil evaluasi menjadi perbaikan nyata. FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi panggung berikutnya bagi Garuda untuk bangkit dan membuktikan kualitasnya.