Jakarta – Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Jetour T2 hingga terbakar di ruas Tol Jagorawi baru-baru ini menarik perhatian publik. Di balik insiden tersebut, Jetour T2 sejatinya merupakan SUV dengan spesifikasi dan fitur yang cukup menonjol di kelasnya.
Jetour secara resmi menghadirkan T2 untuk pasar Indonesia sebagai SUV bergaya petualang. Model ini mengusung desain tangguh, kemampuan jelajah yang mumpuni, serta dilengkapi teknologi modern untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Jetour T2 menjalani debut nasional pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di Tangerang. Kehadirannya langsung mencuri perhatian berkat tampilan rugged, performa mesin bertenaga, serta kelengkapan fitur yang menyasar segmen SUV menengah ke atas.
Desain Kokoh dan Dimensi Besar
Dari sisi eksterior, Jetour T2 tampil dengan siluet bodi boxy khas SUV offroad modern. Grille besar, lampu utama LED dengan fitur Follow Me Home, serta side pedal semakin menegaskan karakter petualangnya.
Kemampuan menjelajah medan berat didukung ground clearance 220 mm, sudut pendekatan 39 derajat, dan sudut keberangkatan 33 derajat. Kombinasi tersebut membuat T2 tetap percaya diri saat menghadapi tanjakan terjal maupun turunan ekstrem.
Secara dimensi, SUV ini memiliki panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.870 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Ukuran tersebut menghadirkan kabin yang lega dan fungsional, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Akses bagasi juga dipermudah dengan electric suction tail door pada pintu belakang.
Mesin Bertenaga dan Sistem 4WD
Urusan performa, Jetour T2 dibekali mesin bensin 2.000 cc T-GDI yang mampu menghasilkan tenaga 245 PS dan torsi 375 Nm pada putaran 1.750–4.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi dual-clutch 7-percepatan (7DCT) ke sistem penggerak Realtime 4WD.
Untuk menyesuaikan berbagai kondisi jalan, tersedia 10 mode berkendara, mulai dari Sport, Eco, Normal, Snow, Dirt Floors, Sandy Land, Rock, hingga X Smart Mode. Seluruh mode ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas baik di jalan aspal maupun medan offroad.
Interior Premium dan Teknologi Modern
Masuk ke kabin, nuansa premium langsung terasa. Jetour T2 dilengkapi jok kulit dengan ventilated seat, pengaturan elektrik lengkap dengan memory function, armrest berpendingin, serta panoramic skyroof berukuran 64 inci.
Sistem hiburan mengandalkan layar sentuh 15,6 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 10,25 inci. Keduanya telah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay nirkabel. Pengalaman audio diperkuat oleh 12 speaker SONY, serta fitur intelligent voice assistant yang mendukung bahasa Indonesia dan Inggris.
Fitur Keselamatan Lengkap
Dari sisi keselamatan, Jetour T2 dibekali berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), seperti Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Keeping Assist (LKA), Blind Spot Detection (BSD), dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA).
Sistem 540° Surround Vision turut disematkan untuk memudahkan manuver di berbagai kondisi. Karakter petualang semakin ditegaskan lewat kehadiran wading radar, crawl control, pelindung mesin berbahan metal, serta tampilan informasi offroad pada layar instrumen.
Fitur tambahan seperti bottle opener, car picnic table, dan back door cup holder juga melengkapi fungsionalitas SUV ini.
Harga dan Posisi di Pasar
Jetour T2 dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 70 liter serta sistem infotainment berbasis chipset Qualcomm Snapdragon 8155, yang menjanjikan performa sistem cepat dan responsif.
Pada GJAW 2025, Jetour membuka pemesanan T2 dengan harga khusus Rp 568 juta (OTR Jakarta) untuk 500 pembeli pertama. Setelah kuota tersebut terpenuhi, harga normalnya dipatok Rp 588 juta.
Dengan desain kokoh, kemampuan jelajah kuat, serta fitur teknologi dan keselamatan yang lengkap, Jetour T2 hadir sebagai alternatif baru di segmen SUV petualang di Indonesia, menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan serba guna untuk penggunaan harian hingga aktivitas akhir pekan.