Beranda NEWS Terungkap! Ini Daftar Nama 11 Orang di Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak
NEWS

Terungkap! Ini Daftar Nama 11 Orang di Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak

Daftar Nama 11 Orang di Pesawat ATR 400.
Daftar Nama 11 Orang di Pesawat ATR 400.
Bagikan

Jakarta – Identitas 11 orang yang berada di dalam pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap. Pesawat tersebut diketahui tengah menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar sebelum kehilangan komunikasi dengan Air Traffic Control (ATC) pada Sabtu (17/1/2026).

Berdasarkan data resmi yang dihimpun, seluruh penumpang dan kru yang berada di dalam pesawat berjumlah 11 orang, terdiri dari 8 kru penerbangan dan 3 penumpang.

Identitas Kru dan Penumpang

Berikut daftar nama orang yang berada di dalam pesawat ATR 400 saat dinyatakan hilang kontak:

Kru Pesawat:

  1. Capt Andy Dahananto
  2. SIC FO Yudha Mahardika
  3. XCU Capt Sukardi
  4. FOO Hariadi
  5. EOB Franky D. Tanamal
  6. EOB Junaidi
  7. FA Florencia Lolita
  8. FA Esther Aprilita S

Penumpang:
9. Deden
10. Ferry
11. Yoga

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M Arif, membenarkan jumlah orang di dalam pesawat tersebut.

“Total ada 11 orang di dalam pesawat, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang,” ujar Arif kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Titik Terakhir dan Posko SAR Gabungan

Arif menjelaskan, berdasarkan koordinat terakhir yang diterima dari ATC, pesawat ATR 400 terdeteksi berada di wilayah Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Menindaklanjuti informasi tersebut, Basarnas telah mengerahkan tim ke lokasi dan mendirikan Posko SAR Gabungan.

“Tim sudah kami kirim ke lokasi dan posko SAR gabungan telah didirikan di daerah Bantimurung,” jelasnya.

Laporan awal mengenai hilangnya kontak pesawat diterima Basarnas Makassar sekitar pukul 13.17 WITA.

Kronologi Versi Kementerian Perhubungan

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa mengungkapkan kronologi kejadian berdasarkan laporan dari Makassar Area Terminal Service Center (MATSC). Pesawat ATR 400 tersebut sebelumnya diarahkan untuk melakukan pendekatan ke Runway 21 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

“Dalam proses pendekatan, pesawat teridentifikasi berada di luar jalur pendaratan yang seharusnya. ATC kemudian memberikan instruksi koreksi posisi kepada awak pesawat,” ujar Lukman dalam keterangan tertulisnya.

ATC sempat memberikan beberapa arahan lanjutan agar pesawat kembali ke jalur sesuai prosedur. Namun, setelah instruksi terakhir disampaikan, komunikasi dengan pesawat tidak lagi terhubung.

“ATC kemudian mendeklarasikan fase darurat DETRESFA (Distress Phase) sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Proses Pencarian Masih Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat ATR 400 tersebut masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Basarnas menyatakan akan menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi pesawat serta seluruh kru dan penumpang yang berada di dalamnya.

Bagikan
Berita Terkait

Profil Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran

Jakarta – Mojtaba Khamenei resmi dipilih sebagai pemimpin tertinggi baru Iran oleh...

Pensiunan JICT Tewas Diduga Dirampok di Bekasi, Polisi Buru Pelaku

Horas! Seorang pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman (65),...

Selat Hormuz Ditutup, Perekonomian Dunia Terancam?

Jakarta – Menyusul kabar wafatnya Ali Khamenei pada 28 Februari 2026, Iran...

Dampak Serangan Iran, Kilang Minyak Aramco Hentikan Operasi

Jakarta – Operasi kilang minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco di Arab...