Jakarta – Pemerintah akan menguji coba penggunaan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram (kg) sebagai alternatif LPG 3 kg. Rencananya, uji coba tersebut mulai dilakukan kepada masyarakat pada pekan depan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, sebelum digunakan masyarakat, tabung CNG 3 kg harus dipastikan terlebih dahulu keamanan dan kelayakannya.
“Uji coba pekan depan. Nanti saya cek dulu ya,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Tabung CNG Telah Melalui Pengujian
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman sebelumnya menyampaikan bahwa proses pengujian tabung CNG 3 kg di Lemigas telah selesai dilakukan.
Hasil pengujian menunjukkan tabung tersebut dinyatakan aman untuk digunakan. Setelah tahap pengujian selesai, pemerintah akan melanjutkannya dengan uji coba langsung kepada masyarakat.
Uji coba direncanakan berlangsung terlebih dahulu di sejumlah kota besar. Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang kemungkinan dipilih sebagai lokasi tahap awal.
“Uji cobanya di kota-kota besar dulu ya. Mungkin salah satunya adalah di Jawa Barat dulu,” kata Laode di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Belum Akan Dipasarkan Secara Luas
Meski akan mulai diuji kepada masyarakat, Laode menegaskan bahwa CNG 3 kg belum masuk tahap pemasaran.
Pemerintah masih membahas skema pelaksanaan uji coba, termasuk mekanisme penyediaan dan distribusi tabung kepada masyarakat.
“Bukan dipasarkan, hanya diujicobakan dulu. Ini masih kita bahas skemanya,” tegas Laode.
Dengan demikian, masyarakat belum perlu menganggap uji coba tersebut sebagai tanda bahwa LPG 3 kg akan langsung digantikan secara menyeluruh oleh CNG.
Aspek Keselamatan Menjadi Perhatian
Pemerintah juga belum menetapkan jumlah tabung CNG 3 kg yang akan digunakan dalam uji coba.
Menurut Laode, hal yang paling penting saat ini adalah memastikan aspek keselamatan serta menyiapkan mekanisme penggunaan dan distribusi yang tepat sebelum CNG benar-benar digunakan lebih luas.
“Kita belum bicara masalah angka ya, yang penting sekarang adalah satu, safety-nya. Kedua adalah mekanisme bagaimana menyiapkan ini ke masyarakat,” ujarnya.
Uji coba CNG 3 kg ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk melihat kesiapan penggunaannya di lapangan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah CNG 3 kg dapat diterapkan secara lebih luas sebagai alternatif LPG 3 kg di masa mendatang.