Beranda NEWS Profil Zetro Leonardo Purba, Staf KBRI di Peru yang Tewas Ditembak
NEWS

Profil Zetro Leonardo Purba, Staf KBRI di Peru yang Tewas Ditembak

Profil Zetro Leonardo Purba.
Profil Zetro Leonardo Purba.
Bagikan

Jakarta – Suasana duka mendalam menyelimuti rumah keluarga Zetro Leonardo Purba di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Zetro, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan pada Senin malam (1/9/2025) waktu setempat.

Kabar duka tersebut pertama kali diterima keluarga pada Selasa pagi. Istri almarhum, yang mendampingi Zetro di Peru, mengabarkan kondisi kritis sang suami langsung dari rumah sakit di Lima, sebelum akhirnya Zetro dinyatakan meninggal dunia.

Sosok yang Dikenang Baik

Bagi keluarga, sahabat, dan kerabat, Zetro bukan hanya seorang diplomat, tetapi juga pribadi yang hangat. Ia dikenal sebagai sosok yang pekerja keras, ramah, dan mudah bergaul dengan siapa saja.

“Kami keluarga sangat berduka. Almarhum itu orangnya baik, pekerja keras, dan ramah kepada semua orang. Sampai sekarang kami masih menunggu kabar kapan jenazah bisa dipulangkan ke Indonesia,” ujar kerabatnya, Maradu Munthe, saat ditemui awak media.

Jejak Karier Diplomatik

Zetro Leonardo Purba sudah lama mengabdi di dunia diplomasi. Sebelum ditempatkan di Peru, ia pernah bertugas di sejumlah perwakilan Indonesia di luar negeri, di antaranya Belanda dan Australia. Pengabdiannya ini menunjukkan dedikasinya dalam memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Penantian Pemulangan Jenazah

Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kepastian dari Kementerian Luar Negeri RI terkait waktu pemulangan jenazah Zetro ke tanah air. Keluarga berharap proses kepulangan bisa segera dilakukan agar mereka dapat memberikan penghormatan terakhir di kampung halaman.

Kepergian Zetro Leonardo Purba bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran diplomat Indonesia yang kehilangan salah satu rekannya. Sosoknya yang bersahaja dan penuh semangat akan selalu dikenang.

Bagikan
Berita Terkait

Laporan LHKPN Tunjukkan Kekayaan Kajari Karo Danke Rajagukguk Minus Rp140 Juta

Jakarta – Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Danke Rajagukguk, tercatat memiliki kekayaan bersih...

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk Usai Polemik Kasus Amsal

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil langkah dengan memeriksa Kepala Kejaksaan Negeri...

Gempa Magnitudo 5,8 Kembali Guncang Bitung, Tidak Berpotensi Tsunami

Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 kembali mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi...

Pasca Putusan Amsal, Hinca Panjaitan Desak Pencopotan Kapuspenkum Kejagung

Jakarta – Anggota DPR RI, Hinca Panjaitan, meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin...