Jakarta – Kecelakaan tragis melibatkan bus ALS dan truk tangki bahan bakar minyak terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, pada Rabu siang, 6 Mei 2026.
Insiden tersebut menyebabkan bus dan truk tangki terbakar hebat hingga menewaskan 16 orang.
1. Total 16 Korban Jiwa
Menurut keterangan pihak kepolisian, korban meninggal terdiri dari 14 penumpang bus dan dua kru truk tangki BBM.
Selain korban tewas, empat orang berhasil selamat. Tiga di antaranya mengalami luka bakar serius dan menjalani perawatan intensif, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.
Seluruh jenazah awalnya dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau sebelum dipindahkan untuk proses identifikasi lanjutan.
2. Lima Korban Sudah Teridentifikasi
Pihak kepolisian menyebut lima korban telah berhasil diidentifikasi. Mereka terdiri dari sopir bus ALS bernama Alif, dua penumpang bus, serta sopir dan kernet truk tangki BBM.
Sementara identitas korban lainnya masih dalam proses pemeriksaan forensik oleh Tim DVI Polri.
Proses identifikasi dilakukan di RS Bhayangkara Mohammad Hasan dengan melibatkan tim ahli dari Disaster Victim Identification Polri.
3. Diduga Bus Menghindari Lubang Jalan
Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi ketika bus ALS oleng ke jalur berlawanan saat berusaha menghindari lubang di jalan.
Keterangan tersebut diperoleh dari kernet bus yang selamat dalam kejadian itu. Bus kemudian bertabrakan frontal dengan truk tangki BBM yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras memicu ledakan dan kebakaran besar yang melahap kedua kendaraan.
4. Kronologi Tabrakan
Bus ALS diketahui melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali setelah berpindah ke jalur kanan.
Di saat bersamaan, truk tangki BBM melaju dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Api dengan cepat membesar dan menyebabkan sebagian besar korban meninggal dalam kondisi terbakar.
5. Polisi Temukan Barang Muatan Tidak Wajar
Dalam proses olah tempat kejadian perkara, Polda Sumatera Selatan menemukan sejumlah barang yang diduga tidak sesuai ketentuan angkutan penumpang umum di dalam bus ALS.
Barang-barang tersebut antara lain tabung gas, dua unit sepeda motor, dipan kayu, kursi, hingga mesin motor.
Temuan ini masih didalami lebih lanjut oleh penyidik sebagai bagian dari investigasi penyebab dan kondisi kendaraan saat kecelakaan terjadi.
Proses Penyelidikan Masih Berlanjut
Kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan kondisi kendaraan, identifikasi korban, serta evaluasi infrastruktur jalan di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling mematikan di Sumatera Selatan pada tahun 2026 dan memicu perhatian terhadap keselamatan transportasi umum di jalur lintas Sumatera.