Beranda NEWS Saling Kritik, Ini Dia Perseteruan Menteri HAM dan Hotman Paris Soal Begal
NEWS

Saling Kritik, Ini Dia Perseteruan Menteri HAM dan Hotman Paris Soal Begal

Saling Kritik, Ini Dia Perseteruan Menteri HAM dan Hotman Paris Soal Begal.
Saling Kritik, Ini Dia Perseteruan Menteri HAM dan Hotman Paris Soal Begal.
Bagikan

Jakarta – Kebijakan mengenai penindakan pelaku begal di lapangan kini tengah memicu perdebatan panas di ruang publik. Silang pendapat ini terjadi setelah Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengeluarkan instruksi penanganan yang langsung direspons dengan kritik bergelombang oleh advokat senior, Hotman Paris Hutapea.

Eksekusi Lapangan Tabrak Hukum Internasional

Pemicu utama kontroversi ini adalah larangan keras yang dikeluarkan oleh Natalius Pigai kepada jajaran kepolisian terkait tindakan tembak di tempat bagi komplotan pembegal. Pigai menilai, tindakan refresif tanpa pengadilan tersebut melanggar hak mendasar manusia.

“Saya tidak membolehkan orang ditembak tanpa melalui prosedur dan proses hukum yang jelas. Tidak boleh begal ditembak langsung di tempat,” tutur Pigai saat memberikan konfirmasi di Bandung.

Ia memaparkan bahwa berdasarkan hukum internasional, setiap pelaku kejahatan—bahkan dalam klasifikasi teroris—wajib dilumpuhkan melalui proses penangkapan yang sah, bukan eksekusi langsung. Dari kacamata penyelidikan, menjaga hak hidup pelaku juga krusial untuk membongkar jaringan kriminal tersebut secara utuh.

Menurut Pigai, pelaku merupakan kunci utama yang memegang data, fakta, serta informasi penting yang dibutuhkan penyidik untuk mengurai akar masalah kriminalitas jalanan ini.

Hotman Paris: Menham Tak Peka Realitas Korban

Di seberang kubu, Hotman Paris Hutapea langsung melayangkan serangan balik yang cukup menohok. Sebagai pengacara yang kerap mengawal kasus-kasus kemanusiaan dan membela hak korban kejahatan, Hotman menilai perspektif yang diambil Kementerian HAM terkesan abai terhadap ancaman nyata yang dihadapi warga di jalanan.

Secara frontal, Hotman mempertanyakan kapabilitas serta portofolio prestasi Natalius Pigai hingga layak menduduki jabatan menteri di jajaran kabinet.

“Pikir lagi, apa Anda cocok jadi menteri?” ujar Hotman Paris dengan nada menyindir. Sebagai bentuk kritik mendalam atas kebijakan yang dinilai kurang sensitif terhadap trauma dan penderitaan korban, Hotman bahkan menantang Pigai untuk turun langsung mendampingi dirinya sebagai asisten. Melalui tantangan itu, Hotman berharap sang Menteri HAM dapat melihat langsung realitas hukum dari sisi korban yang kehilangan keamanan akibat aksi kejam para pembegal.

Bagikan
Berita Terkait

Mengenal KRI Sriwijaya-100, Kapal Induk Pertama Indonesia

Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mencatat tonggak baru dalam sejarah...

Prabowo Serukan Free Palestine Saat Hadiri 100 Tahun Ponpes Gontor

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyerukan dukungan untuk Palestina saat menghadiri peringatan...

Usai Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya Pilih Untuk Memancing

Jakarta – Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Menteri Keuangan...

Tok! Pemerintah Resmikan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama pada 2027

Jakarta – Pemerintah telah menetapkan jadwal hari libur nasional dan cuti bersama...