Jakarta – Chelsea FC resmi memutuskan untuk berpisah dengan pelatih kepala mereka, Liam Rosenior, setelah performa tim dinilai tidak menunjukkan perbaikan. Keputusan ini diumumkan langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi.
Dalam keterangannya, Chelsea menyampaikan apresiasi atas kontribusi Rosenior dan stafnya selama menangani tim. Namun, hasil yang tidak memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi alasan utama di balik pemecatan tersebut.
Rosenior sendiri baru ditunjuk sebagai pelatih pada Januari lalu, menggantikan Enzo Maresca. Sebelumnya, ia memiliki pengalaman melatih sejumlah klub seperti Derby County, Hull City, dan RC Strasbourg.
Selama berada di Stamford Bridge, Rosenior gagal membawa The Blues kembali ke jalur kemenangan. Penurunan performa terlihat jelas, termasuk dari pemain kunci seperti Cole Palmer dan rekan-rekannya.
Puncaknya terjadi saat Chelsea harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League. Hasil tersebut menjadi kekalahan kelima secara beruntun yang dialami Chelsea di kompetisi domestik.
Akibat rentetan hasil buruk itu, Chelsea kini tertahan di peringkat ketujuh klasemen dengan 48 poin, terpaut cukup jauh dari zona Liga Champions UEFA. Selain itu, mereka juga telah tersingkir dari Liga Champions dan Piala Liga Inggris.
Selama ditangani Rosenior, Chelsea mencatatkan 11 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 10 kekalahan. Kini, satu-satunya peluang meraih trofi tersisa ada di Piala FA, di mana mereka telah mencapai babak semifinal.
Pada laga semifinal nanti, Chelsea dijadwalkan menghadapi Leeds United. Untuk sementara, tim akan ditangani oleh Calum McFarlane sebagai pelatih interim.