Jakarta – Gangguan yang terjadi pada platform media sosial Instagram dan Facebook pada Jumat, 12 Juni 2026, memicu gelombang keluhan dari pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak pengguna mengaku tidak dapat mengakses sejumlah fitur penting, mulai dari membuat Story hingga login ke akun mereka.
Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di berbagai platform, terutama Threads. Sejumlah pengguna melaporkan layar aplikasi yang hanya menampilkan warna putih, kegagalan mengunggah konten, hingga akun yang tiba-tiba keluar (logout) tanpa sebab yang jelas.
Beragam Keluhan Pengguna
Berdasarkan percakapan yang ramai di media sosial, beberapa masalah yang paling banyak dilaporkan meliputi:
- Story dan Notes tidak dapat diunggah atau ditampilkan.
- Akun mendadak logout dan sulit masuk kembali.
- Kolom komentar menghilang dari sejumlah unggahan.
- Kekhawatiran kehilangan akses akun yang digunakan untuk kebutuhan pekerjaan.
Gangguan tersebut membuat banyak pengguna panik, terutama mereka yang mengandalkan Instagram sebagai sarana bisnis, promosi, maupun komunikasi sehari-hari.
Muncul Spekulasi Terkait Demonstrasi Mahasiswa
Waktu terjadinya gangguan yang bertepatan dengan aksi demonstrasi mahasiswa di sejumlah wilayah Indonesia memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet. Sebagian pengguna menduga akses media sosial sengaja dibatasi untuk menghambat penyebaran informasi terkait aksi tersebut.
Berbagai unggahan di media sosial menunjukkan adanya kecurigaan bahwa gangguan layanan berkaitan dengan situasi politik yang sedang berlangsung. Bahkan, sejumlah pengguna mengaku kesulitan mendapatkan informasi terbaru mengenai jalannya demonstrasi karena tidak dapat mengakses Instagram secara normal.
Gangguan Terjadi di Berbagai Negara
Meski sempat memunculkan berbagai dugaan, fakta menunjukkan bahwa masalah tersebut bukan hanya dialami pengguna di Indonesia. Gangguan juga dilaporkan terjadi secara global dan berdampak pada jutaan pengguna Instagram serta Facebook di berbagai negara.
Lonjakan laporan gangguan bahkan membuat situs pemantau layanan digital, Down Detector, mengalami peningkatan trafik yang sangat tinggi. Banyak pengguna mengakses situs tersebut untuk memastikan apakah masalah yang mereka alami juga dirasakan oleh pengguna lain.
Laporan yang masuk didominasi oleh kendala pada aplikasi, proses login, hingga kegagalan mengunggah dan mempublikasikan konten.
Meta Beri Penjelasan
Perusahaan induk Instagram dan Facebook, Meta, akhirnya memberikan keterangan resmi terkait gangguan tersebut. Perwakilan komunikasi Meta menyatakan pihaknya telah mengetahui adanya masalah yang memengaruhi akses pengguna ke berbagai layanan mereka dan tengah melakukan upaya pemulihan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa gangguan yang terjadi merupakan masalah teknis pada sistem layanan Meta dan bukan akibat pembatasan akses internet atau media sosial oleh pemerintah di Indonesia.
Dengan demikian, isu yang mengaitkan error massal Instagram dan Facebook dengan demonstrasi mahasiswa tidak didukung oleh fakta yang tersedia. Gangguan tersebut terjadi secara global dan dirasakan oleh pengguna di berbagai negara pada waktu yang bersamaan.