Beranda NEWS Banjir Hingga 3 Meter Rendam Sejumlah Wilayah di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi
NEWS

Banjir Hingga 3 Meter Rendam Sejumlah Wilayah di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi

Banjir Bekasi (foto:BBC)
Banjir Bekasi (foto:BBC)
Bagikan

Sejumlah wilayah di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dilanda banjir parah pada Selasa (4/3/2025) pagi. Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan mencapai lebih dari 3 meter. Banjir ini dipicu oleh kiriman air dari Kabupaten Bekasi yang meluap ke permukiman warga, mengakibatkan aktivitas warga lumpuh total.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan akses menuju Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) tidak dapat dilintasi oleh kendaraan akibat ketinggian air yang mencapai 80 centimeter di jalan utama. Beberapa kendaraan yang tidak sempat dipindahkan terendam banjir, sementara warga yang memiliki kendaraan berusaha memarkirkan mobil atau motor mereka di area yang lebih tinggi dan tidak terkena banjir.

Selain PGP, beberapa titik banjir lainnya juga dilaporkan, antara lain di Villa Jatirasa, Pondok Mitra Lestari, dan Kemang Ifi. Camat Jatiasih, Ashari, menjelaskan bahwa ketinggian air di Kemang Ifi mencapai lebih dari 1 meter, sedangkan di PGP, Villa Jatirasa, dan Pondok Mitra Lestari, ketinggian air rata-rata melebihi 3 meter.

“Di Kemang Ifi, air sudah mencapai lebih dari 1 meter. Namun, di PGP, Villa Jatirasa, dan Pondok Mitra Lestari, ketinggian air rata-rata di atas 3 meter,” kata Ashari saat ditemui di lokasi banjir.

Banjir ini menyebabkan sejumlah rumah dan fasilitas umum terendam air. Warga setempat berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dan mencari tempat aman untuk berlindung. Beberapa warga juga melaporkan kesulitan dalam mengakses kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih akibat terputusnya akses jalan.

Pemerintah setempat telah mengerahkan tim penanggulangan bencana untuk membantu evakuasi warga dan mendistribusikan bantuan logistik. Selain itu, pompa air juga dikerahkan untuk mengurangi genangan air di beberapa titik banjir. Namun, upaya tersebut masih terkendala oleh tingginya volume air yang terus mengalir dari Kabupaten Bekasi.

Banjir di Kecamatan Jatiasih ini kembali mengingatkan pentingnya penanganan serius terhadap masalah drainase dan pengelolaan air di wilayah Bekasi. Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.


Bagikan
Berita Terkait

Laporan LHKPN Tunjukkan Kekayaan Kajari Karo Danke Rajagukguk Minus Rp140 Juta

Jakarta – Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Danke Rajagukguk, tercatat memiliki kekayaan bersih...

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk Usai Polemik Kasus Amsal

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil langkah dengan memeriksa Kepala Kejaksaan Negeri...

Gempa Magnitudo 5,8 Kembali Guncang Bitung, Tidak Berpotensi Tsunami

Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 kembali mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi...

Pasca Putusan Amsal, Hinca Panjaitan Desak Pencopotan Kapuspenkum Kejagung

Jakarta – Anggota DPR RI, Hinca Panjaitan, meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin...