Jakarta – Kota Medan menempati posisi pertama sebagai kota paling maju di Pulau Sumatera berdasarkan hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025. Meski memimpin, selisih nilai dengan kota-kota lain di peringkat atas tergolong tipis, mencerminkan persaingan yang semakin ketat di kawasan ini.
Penilaian IDSD 2025 yang disusun oleh BRIN mengacu pada standar global dari World Economic Forum melalui Global Competitiveness Index (GCI) 2019. Pengukuran dilakukan dengan mempertimbangkan empat aspek utama, yakni lingkungan pendukung, kualitas sumber daya manusia, pasar, serta ekosistem inovasi.
Dalam hasil tersebut, Medan mencatat skor 4,32, diikuti oleh Padang dengan skor 4,25. Posisi selanjutnya ditempati Pekanbaru (4,24) dan Palembang (4,23).
Menariknya, daftar ini tidak hanya didominasi oleh ibu kota provinsi. Metro dan Bukittinggi berhasil masuk 10 besar meskipun bukan pusat pemerintahan provinsi, menandakan bahwa kemajuan daerah juga bisa dicapai di luar kota administratif utama.
Berikut 10 kota paling maju di Sumatera versi IDSD 2025:
- Medan (4,32)
- Padang (4,25)
- Pekanbaru (4,24)
- Palembang (4,23)
- Metro (4,19)
- Tanjung Pinang (4,17)
- Bandar Lampung (4,14)
- Bukittinggi (4,11)
- Bengkulu (4,07)
- Jambi (4,06)
Temuan ini memperlihatkan bahwa perkembangan kota-kota di Sumatera berlangsung cukup merata. Meski Medan masih unggul, kota-kota lain terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam berbagai aspek daya saing.