Beranda BISNIS Purbaya Tegaskan Wacana Pajak Selat Malaka Hanya Candaan, Bukan Kebijakan
BISNIS

Purbaya Tegaskan Wacana Pajak Selat Malaka Hanya Candaan, Bukan Kebijakan

Purbaya Tegaskan Wacana Pajak Selat Malaka Hanya Candaan, Bukan Kebijakan.
Purbaya Tegaskan Wacana Pajak Selat Malaka Hanya Candaan, Bukan Kebijakan.
Bagikan

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pernyataannya terkait rencana pemungutan pajak di Selat Malaka bukanlah kebijakan serius. Ia menyebut, pemerintah hingga saat ini tidak memiliki rencana untuk mengenakan tarif bagi kapal yang melintas di jalur pelayaran tersebut.

Purbaya menjelaskan, pernyataan itu disampaikan dalam suasana santai saat menghadiri Simposium PT SMI 2026 di Jakarta. Ia mengaku saat itu berbicara secara informal karena mengira tidak ada media yang meliput.

Menurutnya, sebagai pihak yang pernah menjabat di bidang koordinasi kemaritiman, ia memahami betul bahwa aturan hukum laut internasional tidak memungkinkan adanya pungutan terhadap kapal yang hanya melintas, kecuali dalam bentuk layanan tertentu.

Ia mencontohkan, pungutan hanya dapat dilakukan jika negara menyediakan jasa maritim, seperti pemanduan kapal atau layanan teknis lainnya yang bersifat opsional bagi pengguna.

Lebih lanjut, Purbaya menyinggung prinsip freedom of navigation yang mengatur kebebasan pelayaran di wilayah laut internasional, termasuk di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Dalam prinsip tersebut, negara justru berkewajiban menjamin keamanan dan kelancaran kapal yang melintas, bukan membebankan biaya.

Dengan demikian, ia menegaskan bahwa wacana pajak di Selat Malaka tidak pernah menjadi agenda pemerintah dan hanya muncul dalam konteks pembicaraan ringan, bukan sebagai rencana kebijakan resmi.

Bagikan
Berita Terkait

Libur Panjang Dimulai, Hampir 200 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Jakarta – Arus lalu lintas keluar wilayah Jabotabek mengalami lonjakan signifikan menjelang...

Rupiah Melemah ke Rp17.803 per Dolar AS, Tekanan Global dan Domestik Jadi Pemicu

Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat...

Presiden Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi hingga 6,5%, Rupiah Capai Rp16.800 – Rp17.500

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan asumsi indikator ekonomi makro untuk...

Rupiah Tembus Rp17.500, Presiden Prabowo: Rakyat di Desa Tidak Pakai Dolar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan santai terkait tren pelemahan nilai...