Beranda TEKNOLOGI Viral Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”, Ternyata Berawal dari Komentar Warganet
TEKNOLOGI

Viral Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”, Ternyata Berawal dari Komentar Warganet

Viral Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”, Ternyata Berawal dari Komentar Warganet.
Viral Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”, Ternyata Berawal dari Komentar Warganet.
Bagikan

Jakarta – Lagu viral “MBG Mas Bahlil Ganteng” belakangan ramai berseliweran di media sosial, terutama di platform TikTok Potongan lirik unik seperti “My little bolu ketan” hingga “Buahlil” membuat lagu ini cepat melekat di telinga banyak pengguna internet.

Salah satu unggahan yang ikut mempopulerkan lagu tersebut datang dari akun TikTok @panggilakubambang milik Sania Leonardo. Video yang diunggahnya bahkan berhasil meraih puluhan juta penayangan dan jutaan tanda suka dari warganet.

Berdasarkan penelusuran, lagu tersebut dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Liriknya diambil dari berbagai komentar netizen yang ditujukan kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Awal mula kemunculan lagu ini diketahui berasal dari unggahan akun TikTok @VOKALIS_NETIZEN pada akhir April 2026. Akun tersebut memang dikenal sering membuat lagu berbasis AI dengan memanfaatkan komentar lucu warganet sebagai bahan lirik.

Salah satu kalimat yang kemudian menjadi bagian lagu adalah ucapan bernada candaan, “Kanda suka Dinda punya gaya,” yang dikaitkan dengan sosok Bahlil Lahadalia.

Beberapa potongan lirik yang kemudian viral di antaranya:

  • “MBG, Mas Bahlil ganteng”
  • “Buah apa yang paling manis? Buahlil”
  • “Tambah ganteng aja”
  • “My little bolu ketan”

Popularitas lagu ini memicu banyak respons lucu dari pengguna media sosial. Sebagian besar mengaku lagu tersebut sangat mudah terngiang dan sulit dilupakan setelah didengar beberapa kali.

Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana teknologi AI kini semakin sering digunakan untuk menciptakan konten hiburan viral di internet, termasuk lagu-lagu berbasis komentar spontan dari warganet.

Bagikan
Berita Terkait

Implementasi PP Tunas, TikTok Nonaktifkan 780 Ribu Akun Anak di Indonesia

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa TikTok telah...

Wikipedia Terancam Diblokir Jika Tak Daftar PSE dalam 7 Hari

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memberikan peringatan tegas kepada Wikimedia...

Kebocoran Sistem IGRS Diduga Ungkap Gameplay Sebuah Game Besar

Jakarta – Sistem milik Indonesia Game Rating System (IGRS) diduga mengalami celah...

Diprotes Gamer, Komdigi Tegaskan Rating IGRS di Steam Bukan Klasifikasi Resmi

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menanggapi polemik terkait kemunculan label...