Jakarta – Nama Aurelie Moeremans kembali ramai diperbincangkan publik usai membagikan unggahan terbaru di akun Instagram terverifikasinya. Aktris yang juga menekuni dunia kepenulisan ini memberi sinyal kuat terkait perilisan karya literasi terbarunya berjudul Broken Strings.
Dalam unggahan tersebut, Aurelie menampilkan visual sampul buku bernuansa gelap dengan sentuhan artistik, lengkap dengan tulisan “Segera Terbit”. Unggahan ini langsung menarik perhatian warganet, terbukti dari jumlah likes yang menembus ratusan ribu serta banjir komentar dari para pengikutnya.
Sebelumnya, Aurelie sempat membuat kejutan dengan membagikan buku Broken Strings secara cuma-cuma kepada sejumlah pembaca terpilih. Aksi tersebut mendapat banyak apresiasi karena dinilai sebagai bentuk kepedulian sekaligus penghargaan kepada para pendukung setianya.
Kini, kabar terbaru menyebutkan bahwa versi hardcover buku Broken Strings akan segera dibuka untuk tahap prapesan. Edisi ini disebut tak hanya berisi kisah personal Aurelie, tetapi juga dilengkapi ilustrasi berwarna yang memperkuat nuansa emosional di setiap halaman.
Melalui akun penerbit @oharabooks, dijelaskan bahwa Broken Strings merupakan sebuah memoar yang merekam fragmen masa muda yang penuh luka. Proses penyuntingan dilakukan dengan hati-hati agar esensi dan kejujuran tulisan Aurelie tetap terjaga.
Pihak penerbit pun mengajak para pembaca meninggalkan komentar “mau” sebagai tanda ketertarikan, sebelum tautan pemesanan resmi dibagikan melalui pesan langsung. Kehadiran buku ini menandai babak baru Aurelie Moeremans sebagai figur kreatif di ranah literasi.
Menurut laporan Kapanlagi.com pada Selasa (13/1/2026), isi Broken Strings tergolong berat dan sarat emosi. Dalam buku tersebut, Aurelie secara terbuka mengungkap pengalaman pahit di masa remajanya, termasuk menjadi korban child grooming oleh pria yang usianya jauh lebih tua, saat ia masih berusia sekitar 15 tahun.
Kisah yang dituturkan menggambarkan bagaimana relasi manipulatif itu berkembang menjadi hubungan penuh tekanan, kontrol, dan meninggalkan dampak psikologis mendalam. Memoar ini dihadirkan sebagai bentuk edukasi sekaligus penguatan bagi pembaca, terutama mereka yang pernah berada dalam hubungan tidak sehat.
Tak hanya mengulas trauma masa lalu, Broken Strings juga menyoroti perjalanan Aurelie dalam bertahan, berdamai dengan luka, hingga menemukan kembali jati diri dan kekuatannya sebagai individu.
Di luar dunia tulis, Aurelie Moeremans dikenal memiliki perjalanan karier yang cukup beragam di industri hiburan. Ia pernah aktif sebagai aktris sinetron, film, serial, hingga model sebelum memilih menjauh dari sorotan kamera.
Penampilannya yang khas dengan nuansa internasional membuatnya mudah dikenali sejak awal kemunculan. Meski tak selalu memerankan tokoh utama, Aurelie dikenal konsisten dan serius dalam setiap proyek yang ia jalani.
Selain akting, Aurelie juga memiliki minat besar pada musik dan dunia kepenulisan. Ia sempat merilis beberapa karya musik dan telah lama menulis, meski baru melalui Broken Strings sisi penulisannya benar-benar mendapat perhatian luas dari publik.