Beranda NEWS Tapir yang Viral di Mesuji Diduga Dibunuh Warga, Empat Orang Diamankan Polisi
NEWS

Tapir yang Viral di Mesuji Diduga Dibunuh Warga, Empat Orang Diamankan Polisi

Potret seekor tapir dan anaknya.
Potret seekor tapir dan anaknya.
Bagikan

Jakarta – Tapir yang Viral di Mesuji Diduga Dibunuh Warga, Empat Orang Diamankan Polisi

Seekor tapir yang sempat viral karena berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung, ditemukan mati setelah diduga disembelih oleh sejumlah warga. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan bangkai satwa dilindungi tersebut telah dipotong-potong.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu segera mengirimkan tim ke lokasi untuk menyelidiki kronologi kejadian sekaligus berkoordinasi dengan Polres Mesuji. Dugaan pembunuhan terhadap satwa yang dilindungi itu kini tengah didalami oleh pihak berwenang.

BKSDA Lakukan Penelusuran

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Lampung BKSDA Bengkulu, Itno Itoyo, menjelaskan bahwa pihaknya pertama kali menerima video yang memperlihatkan tapir masih hidup saat melintas di kawasan Jalan Lintas Register 45, Mesuji.

Melihat kemunculan satwa tersebut, BKSDA langsung mengimbau masyarakat agar tidak mendekati atau melakukan tindakan yang dapat membahayakan tapir maupun keselamatan warga. Namun, beberapa waktu kemudian beredar video lain yang menunjukkan satwa tersebut telah mati.

Menyusul informasi tersebut, tim BKSDA langsung turun ke lapangan untuk mengumpulkan data serta berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mengungkap penyebab kematian tapir.

Empat Pelaku Berhasil Diamankan

Dalam perkembangan penyelidikan, Polres Mesuji berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tapir tersebut. Sementara itu, dua orang lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus membenarkan penangkapan tersebut. Keempat terduga pelaku diketahui berinisial Ketut Suwarne (50), Wayan Supatre (30), Tri Suharyanto (45), dan Made Putra (43).

Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing pelaku, termasuk motif yang melatarbelakangi aksi tersebut.

Tapir Sempat Menarik Perhatian Warga

Sebelum ditemukan tewas, tapir tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena terlihat berjalan di badan jalan kawasan Register 45, Mesuji.

Video kemunculannya menyebar luas di media sosial dan memperlihatkan warga serta pengendara yang berhenti untuk menyaksikan keberadaan satwa liar bercorak hitam putih itu. Diduga, tapir keluar dari habitatnya dan memasuki kawasan permukiman hingga jalan raya.

Sayangnya, beberapa jam setelah video pertama beredar, muncul rekaman lain yang menunjukkan satwa tersebut telah mati dan dipotong-potong.

BKSDA Ingatkan Pentingnya Perlindungan Satwa Liar

BKSDA menegaskan bahwa tapir merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Oleh karena itu, segala bentuk perburuan, pembunuhan, maupun tindakan yang mengancam kelangsungan hidup satwa tersebut dapat dikenai sanksi hukum.

Selain mendukung proses hukum yang sedang berjalan, BKSDA juga akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai cara yang benar saat menemukan satwa liar di luar habitatnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak menangkap atau melukai satwa liar, melainkan segera melaporkan keberadaannya kepada BKSDA atau aparat terkait agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman.

Kasus kematian tapir di Mesuji menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi satwa liar yang menjadi bagian dari kekayaan hayati Indonesia.

Bagikan
Berita Terkait

Harga BBM Pertamina Juli 2026 Turun, Ini Daftar Lengkap Tarif Terbaru di Seluruh Indonesia

Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak...

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim,...

Kemhan Ganti Latsarmil SPPI Jadi Latihan Bela Negara dan Manajerial

Jakarta – Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi menghentikan program latihan dasar kemiliteran (latsarmil)...

Fajar Novario Ciptakan Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Pemerintah Libatkan Publik dalam Pemilihannya

Jakarta – Pemerintah resmi memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...