Beranda HEALTH Hindari Risiko, BPOM Ingatkan Terapi Produk Biologi Wajib di Tangan Ahli
HEALTH

Hindari Risiko, BPOM Ingatkan Terapi Produk Biologi Wajib di Tangan Ahli

Hindari Risiko, BPOM Ingatkan Terapi Produk Biologi Wajib di Tangan Ahli.
Hindari Risiko, BPOM Ingatkan Terapi Produk Biologi Wajib di Tangan Ahli.
Bagikan

Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan masyarakat untuk memastikan bahwa terapi menggunakan produk biologi hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan resmi dengan penanganan tenaga medis yang berkompeten.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (27/8/2025), menegaskan bahwa layanan tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan.

Imbauan ini disampaikan setelah BPOM menemukan praktik ilegal berupa peredaran produk turunan sel punca atau sekretom di sebuah klinik dokter hewan di Magelang, Jawa Tengah.

Taruna juga mendorong masyarakat agar terus meningkatkan literasi terkait obat-obatan dan makanan, sehingga menjadi konsumen yang cerdas dan mampu melindungi diri dari produk berisiko bagi kesehatan.

Selain itu, BPOM meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya dugaan kegiatan produksi, penyimpanan, atau distribusi produk biologi ilegal. Laporan dapat disampaikan melalui laman lapor.go.id, Contact Center HALOBPOM 1500533, kantor Balai Besar/Balai/Loka POM terdekat, aparat penegak hukum, maupun akun resmi media sosial BPOM.

Bagikan
Berita Terkait

Bukan Sekadar Tren, Ini Khasiat Matcha untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Jakarta – Minuman matcha kini tidak hanya populer sebagai gaya hidup, tetapi...

Akibat Campak, Dokter Muda Gugur Saat Mengabdi di Cianjur

Jakarta – Seorang dokter muda lulusan Universitas Indonesia, Andito Mohammad Wibisono (26),...

BPOM Investigasi Dugaan Penjualan Bebas Tramadol di Kios Jakarta Timur

Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) tengah...

WHO Soroti Risiko Kesehatan dari Fenomena ‘Hujan Hitam’ di Iran

Jakarta – World Health Organization (WHO) memperingatkan potensi bahaya kesehatan akibat fenomena...