Jakarta – Daya tahan tubuh menjadi faktor utama untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca yang berubah-ubah. Ketika kondisi lingkungan tidak stabil—mulai dari hujan, polusi hingga tekanan aktivitas sehari-hari—imunitas yang kuat membantu tubuh tetap bugar dan tidak mudah terserang penyakit.
Kekuatan imunitas sangat dipengaruhi oleh pola hidup, seperti rutin berolahraga, cukup tidur, mampu mengelola stres, serta menjaga pola makan yang bernutrisi seimbang.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, Dr. Andhika Raspati, Sp.KO, menegaskan bahwa asupan nutrisi berperan besar dalam mempertahankan daya tahan tubuh, terutama pada musim pancaroba. Ia menyebutkan bahwa pemenuhan vitamin C yang memadai sangat membantu mengoptimalkan imunitas.
“Pemenuhan nutrisi yang baik meliputi makronutrisi dan mikronutrisi. Keduanya bisa didapatkan dari bahan pangan alami seperti madu dan berbagai buah kaya vitamin C, termasuk jeruk,” ujar Dr. Andhika Raspati, Sp.KO, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, terdapat tiga sumber nutrisi harian yang dapat mendukung sistem imun, yaitu madu, jeruk, dan vitamin C. Ketiganya dapat dikonsumsi dengan mudah melalui beragam minuman sehat yang cocok dikonsumsi kapan saja.
Ia menjelaskan bahwa madu dan jeruk memiliki kandungan yang membantu proses detoksifikasi dan meningkatkan metabolisme tubuh. Kandungan vitamin C pada kedua bahan alami tersebut juga berperan besar dalam melawan radikal bebas dan menjaga tubuh tetap kuat menghadapi cuaca ekstrem.
“Madu berfungsi menjaga stamina sehingga tubuh tetap fit. Sementara jeruk memberikan sensasi segar sekaligus membantu proses pembersihan tubuh dari zat-zat yang tidak diperlukan,” kata Dr. Andhika.
“Vitamin C pun memiliki peran penting dalam memperkuat sistem imun serta melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas,” lanjutnya.
Vitamin C diketahui membantu sistem kekebalan bekerja lebih optimal dalam menghadapi virus dan bakteri yang lebih mudah menyebar saat kondisi udara lembap. Asupan vitamin C yang cukup juga dapat membantu mengurangi frekuensi, durasi, serta tingkat keparahan gejala penyakit seperti flu dan batuk. Sebagai antioksidan, vitamin C turut melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang terjadi saat tubuh berjuang melawan infeksi.