Beranda NEWS Penyamaran Pramugari Batik Air Terbongkar, Perempuan Asal Palembang Jadi Korban Penipuan Kerja
NEWS

Penyamaran Pramugari Batik Air Terbongkar, Perempuan Asal Palembang Jadi Korban Penipuan Kerja

Penyamaran Pramugari Batik Air Terbongkar, Perempuan Asal Palembang Jadi Korban Penipuan Kerja.
Penyamaran Pramugari Batik Air Terbongkar, Perempuan Asal Palembang Jadi Korban Penipuan Kerja.
Bagikan

Jakarta – Sosok perempuan bernama Khairun Nisa mendadak menjadi perbincangan publik setelah aksinya menyamar sebagai pramugari Batik Air terungkap dalam penerbangan rute Palembang–Jakarta. Peristiwa ini bukan sekadar penyamaran biasa, melainkan berawal dari kisah kegagalan dan tekanan keluarga.

Kasus tersebut terungkap ketika awak kabin mencurigai seragam yang dikenakan Nisa tidak sesuai dengan standar resmi Batik Air. Perbedaan paling mencolok terlihat pada motif rok, yang tidak dikeluarkan oleh PT Lion Grup selaku induk maskapai.

Kru Pesawat Curiga, Avsec Langsung Bertindak

Menurut Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian, kecurigaan awak pesawat langsung dilaporkan kepada petugas keamanan penerbangan sebelum pesawat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Setibanya di Jakarta, Nisa dibawa ke kantor kepolisian bandara untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa ia bukan kru maskapai, melainkan penumpang biasa yang membeli tiket secara resmi dan duduk di kursi penumpang selama penerbangan.

Meski demikian, Nisa sempat bersikeras mengaku sebagai pramugari dan menunjukkan kartu identitas yang ternyata sudah tidak berlaku.

Tertipu Iming-Iming Loker Pramugari

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono mengungkap latar belakang di balik aksi tersebut. Nisa diketahui datang ke Jakarta pada awal 2025 dengan izin orang tuanya untuk mengikuti proses pendaftaran pramugari.

Di Jakarta, ia bertemu dengan seseorang yang menjanjikan dapat memasukkannya ke maskapai penerbangan dengan syarat menyerahkan uang Rp30 juta. Setelah uang diserahkan, orang tersebut menghilang dan tidak dapat dihubungi kembali.

Merasa malu dan takut mengecewakan keluarga, Nisa kemudian mengaku kepada orang tuanya bahwa dirinya telah diterima bekerja sebagai pramugari.

Demi Meyakinkan Keluarga

Saat keberangkatan dari Palembang, Nisa bahkan diantar langsung oleh orang tuanya ke bandara. Karena waktu keberangkatan yang sempit, ia tidak sempat mengganti pakaian, sehingga tetap mengenakan busana yang menyerupai seragam pramugari.

Penampilannya sempat membuat petugas menduga ia sebagai extra crew. Namun kecurigaan semakin kuat ketika awak kabin menanyainya soal pendidikan, pelatihan, dan prosedur kerja pramugari.

Nisa tampak gugup dan tidak mampu menjawab pertanyaan dasar seputar tugas awak kabin serta standar operasional penerbangan. Hal ini, ditambah ketidaksesuaian seragam, akhirnya memastikan bahwa ia bukan pramugari.

Tak Ditahan, Polisi Beri Imbauan

Yandri menambahkan, Nisa juga sempat membuat unggahan palsu di media sosial untuk meyakinkan keluarga bahwa dirinya telah bekerja sebagai pramugari. Aksi tersebut dilakukan karena tekanan psikologis dan rasa malu, bukan dengan niat kriminal.

Polisi memastikan tidak ada unsur pidana, sehingga Nisa tidak ditahan. Barang-barang terkait hanya diamankan untuk keperluan klarifikasi. Pihak Batik Air pun disebut tidak mempermasalahkan insiden tersebut.

Di akhir keterangannya, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan rekrutmen pramugari, dan menegaskan bahwa proses penerimaan kru maskapai hanya dilakukan melalui jalur resmi perusahaan penerbangan.

Bagikan
Berita Terkait

KUHAP dan KUHP Resmi Berlaku, Gangguan Ibadah Kini Masuk Ranah Pidana

Jakarta – Mulai 2 Januari 2026, Indonesia resmi memasuki rezim hukum pidana...

Sejumlah Pasal Kontroversial KUHP Digugat ke MK, dari Zina hingga Pidana Mati

Jakarta – Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum...

Pemerintah Tetapkan Kalender Libur 2026, Long Weekend Nyepi–Idul Fitri Tembus Tujuh Hari

Jakarta – Pemerintah secara resmi mengumumkan daftar hari libur nasional dan cuti...

AS Lancarkan Serangan Besar ke Venezuela, Trump Klaim Presiden Maduro Ditangkap

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya telah...