Direktur Utama PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), Marsal Masita, memastikan bahwa tidak akan ada suporter Bahrain yang datang ke Indonesia untuk menyaksikan pertandingan sepak bola. Hal ini terkonfirmasi setelah slot tiket yang disediakan PSSI untuk suporter Bahrain tidak dimanfaatkan sama sekali.
“Kami menyediakan 3.000 slot tiket untuk suporter Bahrain, tetapi sampai hari H, mereka tidak mengambilnya. Kami tidak bisa menunggu lebih lama dan harus mematuhi tenggat waktu yang ada,” ujar Marsal di Jakarta, Senin (17/3).
Dengan sisa kuota 3.000 tiket yang tidak terpakai, Marsal menyatakan bahwa pihaknya telah mengalihkan kuota tersebut untuk dijual kepada fans lain. “Kuota tiket tersebut sudah kami jual, termasuk yang sebelumnya diumumkan. Kami sudah memberikan kesempatan, tetapi sampai batas waktu yang ditentukan, mereka tidak mengambilnya,” jelas Marsal.
Meskipun jalur kuota tiket normal telah habis, Marsal mengakui bahwa ada kemungkinan beberapa suporter Bahrain akan datang melalui jalur khusus, terutama undangan. Sebagai informasi, Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa adalah warga Bahrain, sehingga kemungkinan ada delegasi atau tamu undangan yang hadir.
Keputusan ini diambil setelah PSSI dan GSI memastikan bahwa tidak ada minat dari suporter Bahrain untuk menggunakan kuota tiket yang disediakan. Hal ini juga menjadi pertimbangan untuk memastikan bahwa stadion tetap dipenuhi oleh suporter lokal dan fans lainnya yang telah membeli tiket.
Marsal menegaskan bahwa pihaknya telah berusaha memberikan kesempatan yang adil kepada semua pihak, termasuk suporter Bahrain. Namun, karena tidak ada respons dari mereka, kuota tiket tersebut dialihkan untuk memastikan bahwa pertandingan tetap ramai dan meriah.
“Kami ingin memastikan bahwa stadion penuh dengan suporter yang antusias. Ini penting untuk menciptakan atmosfer yang baik bagi tim dan para pemain,” tambah Marsal.
Dengan demikian, pertandingan yang digelar di Indonesia akan didominasi oleh suporter lokal dan fans lainnya yang telah membeli tiket. Meskipun tidak ada suporter Bahrain yang datang melalui jalur normal, kehadiran beberapa tamu undangan dari Bahrain masih mungkin terjadi.
Keputusan ini diharapkan dapat memastikan bahwa pertandingan berjalan lancar dan sukses, dengan dukungan penuh dari suporter lokal. Semoga pertandingan ini dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi semua pihak yang terlibat.