Jakarta – Kepadatan mulai terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada malam hari ini. Untuk mengurai lonjakan kendaraan selama periode mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penerapan contraflow dilakukan berdasarkan diskresi kepolisian. Skema ini diberlakukan di KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek mulai pukul 20.43 WIB.
Ia menyebutkan bahwa volume kendaraan terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, pengguna jalan di ruas Tol Trans Jawa diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan serta memastikan kesiapan sebelum melakukan perjalanan.
Selain contraflow, rekayasa lalu lintas lain juga diterapkan guna mengantisipasi puncak arus mudik. Pihak Jasa Marga mendukung penerapan sistem one way lokal yang dimulai dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 263 ruas Tol Pejagan-Pemalang sejak pukul 15.18 WIB, yang juga dilakukan atas diskresi kepolisian.
Langkah tersebut merupakan bagian dari koordinasi antara Jasa Marga Group, kepolisian, dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa selama periode mudik.
Untuk mendukung kelancaran tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai langkah operasional. Mulai dari pemasangan rambu dan traffic cone, penempatan petugas di titik strategis, hingga optimalisasi kapasitas gerbang tol.
Selain itu, kesiapan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area juga menjadi perhatian. Pengelola menerapkan sistem buka-tutup secara situasional guna mencegah penumpukan kendaraan di area istirahat.