Jakarta – YouTube resmi menjadi mitra distribusi konten utama untuk Piala Dunia FIFA 2026. Kerja sama ini bertujuan menghadirkan pengalaman menonton sepak bola yang lebih optimal di era digital, sekaligus menandai langkah baru FIFA dalam memperluas akses siaran melalui platform online.
Salah satu fitur utama dari kolaborasi ini adalah siaran langsung. Penggemar dapat menikmati 10 menit pertama pertandingan secara gratis di YouTube, sementara beberapa laga akan disiarkan penuh di pasar tertentu. Strategi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan turnamen yang akan digelar di Amerika Utara dengan format baru yang melibatkan 48 tim.
Tak hanya siaran langsung, kerja sama ini juga mencakup pembukaan arsip sejarah FIFA di YouTube. Pengguna dapat mengakses kembali momen-momen klasik dari Piala Dunia sebelumnya, serta menikmati cuplikan pertandingan yang akan diperbarui secara cepat dan berkala.
Peran kreator konten juga semakin diperkuat. YouTube akan melibatkan sejumlah kreator dan selebritas untuk menghadirkan konten eksklusif dari dalam stadion hingga area belakang layar, guna menarik minat audiens yang lebih muda.
Kolaborasi antara YouTube dan FIFA sebenarnya bukan hal baru. Pada Piala Dunia FIFA 2022, keduanya telah bekerja sama dalam skala lebih kecil dengan menghadirkan konten di balik layar dari para kreator.
Selain itu, FIFA juga memanfaatkan teknologi YouTube untuk membantu mengatasi pelanggaran hak cipta. Dengan menghadirkan konten resmi di platform tersebut, pengawasan distribusi siaran diharapkan menjadi lebih terkendali.
Meski demikian, detail terkait wilayah yang akan mendapatkan akses siaran penuh masih belum diumumkan. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai pemegang hak siar di masing-masing negara, termasuk di kawasan Asia.