Beranda HEALTH Memahami Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD): Gejala, Penyebab, dan Perawatan
HEALTH

Memahami Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD): Gejala, Penyebab, dan Perawatan

Gangguan Kepribadian Narsistik. (Sumber:apollohospitalscom)
Gangguan Kepribadian Narsistik. (Sumber:apollohospitalscom)
Bagikan

Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau Gangguan Kepribadian Narsistik adalah salah satu dari beberapa jenis gangguan kepribadian yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku. Orang dengan kondisi ini sering kali memiliki gagasan yang berlebihan tentang diri mereka sendiri, merasa lebih unggul dari orang lain, dan membutuhkan banyak perhatian serta pujian. Mereka juga cenderung memiliki perasaan berhak (sense of entitlement) dan kesulitan memahami atau merasakan empati terhadap perasaan orang lain. Hal ini sering kali membuat mereka dianggap menyebalkan atau sulit diajak bekerja sama.

Gejala dan Ciri-Ciri NPD

Orang dengan NPD biasanya menunjukkan beberapa gejala khas, seperti:

  1. Rasa Percaya Diri yang Berlebihan: Mereka sering merasa lebih hebat, berbakat, atau istimewa dibandingkan orang lain.
  2. Kebutuhan akan Pujian dan Perhatian: Mereka membutuhkan pengakuan dan pujian secara terus-menerus untuk mempertahankan harga diri mereka.
  3. Perasaan Berhak: Mereka merasa berhak mendapatkan perlakuan khusus dan sering kali mengharapkan orang lain memenuhi keinginan mereka tanpa mempertimbangkan kebutuhan orang lain.
  4. Kurangnya Empati: Mereka kesulitan memahami atau merasakan apa yang dialami oleh orang lain, sehingga sering dianggap egois.
  5. Eksploitasi dalam Hubungan: Mereka cenderung memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuan pribadi mereka.
  6. Sering Merasa Iri atau Mengira Orang Lain Iri pada Mereka: Mereka mungkin merasa iri pada kesuksesan orang lain atau mengira bahwa orang lain iri pada mereka.

Penyebab NPD

Penyebab pasti NPD belum sepenuhnya dipahami, tetapi para ahli percaya bahwa kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan psikologis berperan dalam perkembangan gangguan ini. Beberapa faktor risiko yang mungkin berkontribusi antara lain:

  • Pola asuh yang terlalu memanjakan atau sebaliknya, terlalu mengkritik.
  • Pengalaman traumatis di masa kecil, seperti pelecehan atau penelantaran.
  • Faktor biologis, seperti kelainan pada struktur atau fungsi otak.

Perawatan untuk NPD

NPD tidak dapat disembuhkan sepenuhnya dengan obat-obatan. Namun, terapi psikologis, terutama terapi bicara, dapat membantu mengendalikan gejala dan memperbaiki perilaku. Tujuan utama dari perawatan adalah:

  1. Membangun Harga Diri yang Sehat: Terapi membantu orang dengan NPD mengembangkan pandangan yang lebih realistis tentang diri mereka sendiri.
  2. Meningkatkan Empati: Terapi bicara dapat membantu mereka memahami perasaan orang lain dan membangun hubungan yang lebih baik.
  3. Mengurangi Perilaku Eksploitatif: Terapi bertujuan untuk mengurangi kecenderungan memanfaatkan orang lain demi kepentingan pribadi.

Jenis Terapi yang Umum Digunakan

  1. Terapi Bicara (Psikoterapi): Ini adalah perawatan utama untuk NPD. Terapi ini membantu pasien memahami pola pikir dan perilaku mereka, serta mengembangkan cara yang lebih sehat untuk berinteraksi dengan orang lain.
  2. Terapi Perilaku Kognitif (CBT): Terapi ini fokus pada mengubah pola pikir negatif dan perilaku yang tidak sehat.
  3. Terapi Kelompok: Terapi ini dapat membantu orang dengan NPD belajar berinteraksi dengan orang lain dalam lingkungan yang aman dan terkendali.

Peran Obat-Obatan

Meskipun tidak ada obat khusus untuk NPD, dokter mungkin meresepkan obat jika pasien juga mengalami gejala lain, seperti depresi, kecemasan, atau gangguan mood. Obat-obatan ini bertujuan untuk mengatasi gejala terkait, bukan NPD itu sendiri.

Prognosis dan Harapan

NPD adalah gangguan yang kompleks dan sering kali sulit diatasi. Namun, dengan komitmen dan dukungan yang tepat, orang dengan NPD dapat belajar mengelola gejala mereka dan menjalani kehidupan yang lebih memuaskan. Perawatan jangka panjang dan konsisten sangat penting untuk mencapai hasil yang positif.

Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD) adalah kondisi yang memengaruhi cara seseorang memandang diri sendiri dan berinteraksi dengan orang lain. Meskipun tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, terapi psikologis dapat membantu mengendalikan gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Penting bagi orang dengan NPD untuk mencari bantuan profesional dan bagi keluarga serta teman untuk memberikan dukungan yang diperlukan. Dengan pemahaman dan perawatan yang tepat, hidup dengan NPD dapat menjadi lebih baik.

Bagikan
Berita Terkait

Dua Pendaki Perempuan Meninggal Dunia di Puncak Carstensz, Papua

Dua pendaki perempuan asal Jakarta dan Bandung, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti...

Kesehetan Mental Generasi Muda dan Tantangan Masa Kini

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana...

Fiersa Besari Dikabarkan Ikut Ekspedisi Kelompok Dua Pendaki Perempuan yang Meninggal di Puncak Carstensz

Dua pendaki perempuan asal Jakarta dan Bandung, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti...

Program Makan Bergizi Gratis dan Pembangunan 3 Juta Rumah Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, menyatakan bahwa...