Beranda BISNIS WIKA Kejar Restrukturisasi Karena Sahamnya Digembok Akibat Gagal Lunasi Utang
BISNIS

WIKA Kejar Restrukturisasi Karena Sahamnya Digembok Akibat Gagal Lunasi Utang

Infrastruktur WIKA (foto:WIKA)
Infrastruktur WIKA (foto:WIKA)
Bagikan

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memberikan tanggapan terkait penghentian sementara perdagangan sahamnya oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Suspensi saham WIKA dilakukan akibat kegagalan perusahaan dalam melunasi utang pokok dari penerbitan obligasi dan sukuk yang jatuh tempo pada Selasa (18/2/2025).

“Dengan diberlakukannya suspensi sementara perdagangan saham WIKA di BEI, dapat kami sampaikan bahwa mekanisme ini merupakan kewenangan BEI selaku regulator, Perseroan sepenuhnya memahami dan mematuhi putusan tersebut,” bunyi pernyataan resmi WIKA dalam keterbukaan informasi BEI.

Menurut pernyataan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), WIKA harus menunda pelunasan pokok utang kepada obligor.

Utang yang dimaksud mencakup Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II 2022 Seri A (WIKA02ACN2) serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 Seri A (SMWIKA02ACN2).

Saat ini, perusahaan tengah berupaya mendapatkan persetujuan restrukturisasi utang yang jatuh tempo. Rencana restrukturisasi tersebut mencakup pembayaran sebagian utang, sementara sisanya akan diselesaikan dengan perpanjangan waktu pembayaran.

Bagikan
Berita Terkait

Siapa Masyarakat Desil 9-10 yang Berpotensi Dibatasi Beli Pertalite? Ini Kriterianya

Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM)...

Utang Pemerintah Tembus Rp 10.000 Triliun, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah

Jakarta – Total utang pemerintah Indonesia tercatat telah melewati Rp10.000 triliun hingga Juni...

CNG 3 Kg Pengganti LPG 3 Kg Segera Diuji Coba ke Masyarakat

Jakarta – Pemerintah akan menguji coba penggunaan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3...

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari...